Tampilkan postingan dengan label Satwa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Satwa Indonesia. Tampilkan semua postingan

Harimau Sumatera satwa langka asli Indonesia

Posted in Jumat, 13 Januari 2012
by Tttt

imageHarimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) hanya ditemukan di Pulau Sumatra di Indonesia, merupakan satu dari enam sub-spesies harimau yang masih bertahan hidup hingga saat ini dan termasuk dalam klasifikasi satwa kritis yang terancam punah (critically endangered) dalam daftar merah spesies terancam yang dirilis Lembaga Konservasi Dunia IUCN. Populasi liar diperkirakan antara 400-500 ekor, terutama hidup di Taman-taman nasional di Sumatra. Uji genetik mutakhir telah mengungkapkan tanda-tanda genetik yang unik, yang menandakan bahwa subspesies ini mungkin berkembang menjadi spesies terpisah, bila berhasil lestari.

Penghancuran habitat adalah ancaman terbesar terhadap populasi saat ini. Pembalakan tetap berlangsung bahkan di taman nasional yang seharusnya dilindungi. Tercatat 66 ekor harimau terbunuh antara 1998 dan 2000.

Harimau Sumatra adalah subspesies harimau terkecil. Harimau Sumatra mempunyai warna paling gelap di antara semua subspesies harimau lainnya, pola hitamnya berukuran lebar dan jaraknya rapat kadang kala dempet. Harimau Sumatra jantan memiliki panjang rata-rata 92 inci dari kepala ke buntut atau sekitar 250cm panjang dari kepala hingga kaki dengan berat 300 pound atau sekitar 140kg, sedangkan tinggi dari jantan dewasa dapat mencapai 60cm. Betinanya rata-rata memiliki panjang 78 inci atau sekitar 198cm dan berat 200 pound atau sekitar 91kg. Belang Harimau Sumatra lebih tipis daripada subspesies harimau lain. Warna kulit Harimau Sumatra merupakan yang paling gelap dari seluruh harimau, mulai dari kuning kemerah-merahan hingga oranye tua. Subspesies ini juga punya lebih banyak janggut serta surai dibandingkan subspesies lain, terutama harimau jantan. Ukurannya yang kecil memudahkannya menjelajahi rimba. Terdapat selaput di sela-sela jarinya yang menjadikan mereka mampu berenang cepat. Harimau ini diketahui menyudutkan mangsanya ke air, terutama bila binatang buruan tersebut lambat berenang. Bulunya berubah warna menjadi hijau gelap ketika melahirkan.

Harimau Sumatra hanya ditemukan di pulau Sumatra. Kucing besar ini mampu hidup di manapun, dari hutan dataran rendah sampai hutan pegunungan, dan tinggal di banyak tempat yang tak terlindungi. Hanya sekitar 400 ekor tinggal di cagar alam dan taman nasional, dan sisanya tersebar di daerah-daerah lain yang ditebang untuk pertanian, juga terdapat lebih kurang 250 ekor lagi yang dipelihara di kebun binatang di seluruh dunia. Harimau Sumatra mengalami ancaman kehilangan habitat karena daerah sebarannya seperti blok-blok hutan dataran rendah, lahan gambut dan hutan hujan pegunungan terancam pembukaan hutan untuk lahan pertanian dan perkebunan komersial, juga perambahan oleh aktivitas pembalakan dan pembangunan jalan. Karena habitat yang semakin sempit dan berkurang, maka harimau terpaksa memasuki wilayah yang lebih dekat dengan manusia, dan sering kali mereka dibunuh dan ditangkap karena tersesat memasuki daerah pedesaan atau akibat perjumpaan yang tanpa sengaja dengan manusia.

Makanan Harimau Sumatra tergantung tempat tinggalnya dan seberapa berlimpah mangsanya. Sebagai predator utama dalam rantai makanan, harimau mempertahankan populasi mangsa liar yang ada di bawah pengendaliannya, sehingga keseimbangan antara mangsa dan vegetasi yang mereka makan dapat terjaga. Mereka memiliki indera pendengaran dan penglihatan yang sangat tajam, yang membuatnya menjadi pemburu yang sangat efisien. Harimau Sumatra merupakan hewan soliter, dan mereka berburu di malam hari, mengintai mangsanya dengan sabar sebelum menyerang dari belakang atau samping. Mereka memakan apapun yang dapat ditangkap, umumnya celeng dan rusa, dan kadang-kadang unggas atau ikan. Orangutan juga dapat jadi mangsa, mereka jarang menghabiskan waktu di permukaan tanah, dan karena itu jarang ditangkap harimau. Menurut penduduk setempat Harimau Sumatra juga gemar makan durian. Harimau Sumatra juga mampu berenang dan memanjat pohon ketika memburu mangsa. Luas kawasan perburuan Harimau Sumatra tidak diketahui dengan tepat, tetapi diperkirakan bahwa 4-5 ekor Harimau Sumatra dewasa memerlukan kawasan jelajah seluas 100 kilometer di kawasan dataran rendah dengan jumlah hewan buruan yang optimal (tidak diburu oleh manusia).

Harimau Sumatra dapat berbiak kapan saja. Masa kehamilan adalah sekitar 103 hari. Biasanya harimau betina melahirkan 2 atau 3 ekor anak harimau sekaligus, dan paling banyak 6 ekor. Mata anak harimau baru terbuka pada hari kesepuluh, meskipun anak harimau di kebun binatang ada yang tercatat lahir dengan mata terbuka. Anak harimau hanya minum air susu induknya selama 8 minggu pertama. Sehabis itu mereka dapat mencoba makanan padat, namun mereka masih menyusu selama 5 atau 6 bulan. Anak harimau pertama kali meninggalkan sarang pada umur 2 minggu, dan belajar berburu pada umur 6 bulan. Mereka dapat berburu sendirian pada umur 18 bulan, dan pada umur 2 tahun anak harimau dapat berdiri sendiri. Harimau Sumatra dapat hidup selama 15 tahun di alam liar, dan 20 tahun dalam kurungan.

Berikut ini adalah foto-foto harimau Sumatera:

image

image

image

image

Read more

Taman Nasional Komodo

Posted in Rabu, 28 Desember 2011
by Tttt

31123949Taman Nasional Komodo terletak di tengah-tengah pulau Sumbawa dan Flores. Didirikan pada tahun 1980, awalnya tujuan utama Taman Nasional Komodo adalah untuk melestarikan satwa Komodo (Varanus komodoensis) dan habitatnya. Namun, pada akhirnya Taman Nasional Komodo diperluas untuk melindungi keanekaragaman hayati yang ada di darat maupun laut. Pada tahun 1986 Taman Nasional dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO dan tahun 2011 Taman Nasional Komodo masuk tujuh keajaiban dunia versi New7Wonders of Nature.

Satelit ASTER (NASA) pernah mengambil gambar Taman Nasional Komodo pada tanggal 20 Juli 2000. Gambar NASA mendekati warna aslinya. Biru menunjukkan air laut, abu-abu mewakili tanah kosong, dan hijau adalah penanda vegetasi. 

imageTaman Nasional Komodo mencakup tiga pulau utama yaitu Pulau Komodo, Pulau Rinca dan Pulau Padar, serta sejumlah pulau-pulau kecil di sekitarnya. Selain sebagai rumah bagi  Komodo, Taman Nasional Komodo juga  menyediakan perlindungan bagi banyak spesies lain seperti burung Gosong kaki oranye, seekor tikus endemik, dan rusa. Selain itu Taman Nasional Komodo memiliki laut yang kaya akan terumbu karang. Laut Taman Nasional Komodo dihuni lebih dari 1.000 spesies ikan, sekitar 260 spesies karang, dan 70 spesies spons. Dugong, hiu, pari manta, setidaknya 14 jenis paus, lumba-lumba, dan penyu yang menjadikan Taman Nasional Komodo semakin .

Ancaman terhadap keanekaragaman hayati semakin besar termasuk meningkatnya populasi penduduk yang mencapai 800% selama 60 tahun terakhir. Selain itu populasi rusa yang menjadi sumber makanan komodo terancam punah. Praktek penangkapan ikan yang merusak seperti dinamit, sianida, dan kompresor sangat mengancam sumber daya laut Taman Nasional Komodo. Sampai saat ini praktek-praktek penangkapan ikan yang merusak lingkungan masih tetap berlangsung terutama oleh nelayan pendatang.

Saat ini, PKA Balai Taman Nasional Komodo dan PT. Putri Naga Komodo bekerja sama untuk melindungi Taman Nasional Komodo. Tujuan utamanya adalah untuk melindungi keanekaragaman hayati Taman Nasional (baik laut dan darat) dan stok pengembangbiakan ikan untuk menambah populasi ikan di Taman Nasional Komodo. Kedua belah pihak memiliki komitmen jangka panjang untuk melindungi keanekaragaman hayati laut Taman Nasional Komodo.

Berikut ini beberapa foto keindahan Taman Nasional Komodo, sebagai orang Indonesia kita patut berbangga memiliki Taman Nasional seindah ini:

BMU Komodo Island Ombak Putih sailing ship island panorama 3 3008x2000

BMU Komodo Island Ombak Putih sailing ship dry vegetation on the island 3 3008x2000

BMU Komodo Island Ombak Putih entrance gate to Komodo National Park UNESCO world heritage site 3008x2000

BMU Komodo Island Pulau Sabola Besar Island walk to island peak 12 3008x2000

BMU Komodo Island Pulau Sabola Besar Island walk to island peak 11 3008x2000

18727531

31123949

BMU Komodo Island Komodo dragon gargantuan monitor lizard  8 3008x2000


Berikut ini peta satelit Taman Nasional Komodo:

Lihat Taman Nasional Komodo di peta yang lebih besar

                                     ----<<<<<<000000OOOOOOO00000>>>>>>>----

Read more
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Copyright 2012 @ All about Indonesia